Peduli Lingkungan Lewat Swapala

Oleh Ade Indra · Rabu, 30 November 2011 · Kategori Beranda Pendidikan

Pamanukan ; (Satugen),- Semakin buruknya keadaan lingkungan saat ini, membuat semua orang harus memberikan perhatian ekstra bagi lingkungan sekitar. Pelajaran PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) sendiri sangat berperan dalam memberikan pengetahuan kepada siswa akan kondisi lingkungan hidup sekarang.

 

Dampak pemanasan global yang sudah terasa saat ini, harus menjadi perhatian serius para siswa. Siswa sebagai generasi penerus di tuntut lebih peka dan cekatan dalam menghadapi kondisi alam dan lingkungan yang sudah tidak bersahabat lagi.

 

Selain dengan PLH, para siswa banyak tahu tentang lingkungan dan alam melalui ekstra kurikuler PA (Pencinta Alam). Kali ini Satugen akan mengupas salah satu organisasi pecinta alam yang ada di SMAN 1 Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, organisasi pecinta alam yang dikenal dengan Swapala (Siswa Pecinta Alama) sudah tebentuk kurang lebih 10 tahun lalu.

 

Berdasarkan keterangan pembina Swapala, Ania, sekarang program Swapala sedang membangun kesadaran akan global warming, kita ingin mengadalan penyadaran ke semua siswa akan pentingnya lingkungan.

 

”Sejauh ini program yang sudah dilaksanakan seperti ; penataan taman, pengadaan tempat sampah organik dan non organik, dan pengolahan kompos. Untuk penerapan di alam bebas, kesan kita ubah sedikit demi sedikit, image Swapala yang hanya sekedar haiking kita ubah, bagaimana ketika ekspedisi ke luar, kita mencoba mengenal alam, mencintai alam, dan berusaha menjaga kelestarian alam”, terang Ania pada Satugen beberapa waktu lalu.

 

Ania menambahkan, untuk menarik minat siswa, sebelum melangkah ke penyadaran lingkungan, Swapala mengajak para siswa haiking, di balik menjalankan visi misi tentang lingkungan.

 

”Materi Swapala selalu banyak menyajikan materi pelajaran PLH. Sejauh ini tidak hanya lewat Swapala saja, saya selaku guru Bahasa Inggris juga sering mengangkat isu-isu lingkungan dalam pelajaran. Sejauh ini mereka sudah tahu apa efek global warming, membuang sampah sembarangan, dan emisi gas buang kendaraan yang berlebihan”, tambah Ania bangga.

 

Di akhir pembicaraannya, ia berharap kedepannya Swapala SMAN 1 Pamanukan, Kab. Subang akan terus berkembang, artinya bukan masalah jumlah anggota, tetapi kualitas ketika mereka jadi masyarakat yang sadar akan lingkungan.

 

”Mencintai alam bukan hanya sekedar berkemah, tetapi harus mau merawat lingkungan juga”, seru Ania. (Ade Indra)



Berita Terkait
Sejarah Ketupat
07 September 2010
apa itu Zakat Fitrah...
07 September 2010
Penelitian Siswa SMA
02 September 2010
Berita Terpopuler
Klariti
12 Mei 2010 ·
Teknologi Motor sekarang
12 Oktober 2010 ·
Join and follow us
21 Februari 2011 ·

Satugeners Ketentuan Donasi
© 2012 Satugen