8
menyukai ini

SMAN 11 Bandung


Jln. Kembar Baru No. 23, Bandung
Beranda Almamater
Kategori:

Sejarah Singkat KAA (Konferensi Asia Afrika)

SMAN 11 Bandung · Minggu, 24 April 2011

 

Konferensi  Asia-Afrika

S

etelah perang dunia II muncul dua kekuatan yang saling bersaing. Dua kekuatan tersebut adalah Blok Barat yang di pimpin oleh Amerika Serikatdan berideologi liberal-kapitalisme;dan Blok Timur yang di pimpin oleh Uni Soviet dan menganut ideologi Komunisme. Situasi ini di kenal dengan nama Perang Dingin.

Adanya pertentangan antara Blok Barat dan Blok Timur mendorong Indonesia untuk mengusahakan perdamaian. Dengan politik Luar Negeri yang bebas-aktif, Indonesia bersama empat negara Asia lainnya, memprakasai konferensi antara negara-negara di Asia dan Afrika.

Konferensi ini di latar belakangi oleh persamaan nasib sebagai negara bekas jajahan atau negara yang baru merdeka. Mereka juga ingin mengembangkan semangat solidaritas antara negara-negara Asia-Afrika demi kepentingan bersama.

Sebenarnya, konferensi pertama kali di adakan di kolombo, Sri Langka pada tanggal 28 April – 2 Mei 1954. Konferensi ini di hadiri lima pemimpin pemerintahan sehingga di kenal dengan nama Konferensi Pancanegara I. kelima perdana menteri tersebur adalah Ali Sastroamidjojo (Perdana Menteri Indonesia), Jawaharlal Nehru(Perdana Menteri India), Mohamad Ali (Perdana Menteri Pakistan), Sir John Kotelawala(Perdana Menteri Sri Langka), dan U Nu (Perdana Menteri Myanmar).

Dalam Konferensi Kolomboini di sepakati penyelenggraan Konferensi Asia-Afrika. Mereka juga sepakat memilih Indonesia sebagai penyelenggara konferensi tersebut.

Setelah konferensi Kolombo di selengarakanKonferensi Bogor (Konferensi Pancanegara II) pada tanggal 28-31 Desember 1954. Peserta Konferensi ini sama dengan Konferensi  Kolombo. Dalam konferensi ini disepakati bahwa konferensi akan diadakan di Bandung, Indonesia pada bulan April 1955.

Konferensi  Asia-Afrika akhirnya di selenggarakan di Bandung dengan mengambil tempat di Gedung Merdeka. Konferensi berlangsung pada tanggal 18-24 April 1955. Negara peserta Konferensi Asia-Afrika berjumlah 29 negara Asia-Afrika yang terdiri dari 5 negara pemprakarsa dan 24 negara undangan. Kelima negara pemprakarsa adalah Indonesia,India ,Pakistan,Sri Langka, dan Burma. Keduapuluh empat negara undangan adalah Afganistan,Yordania, Jepang,Filipina, Irak,Iran, Kamboja, Laos, Muangthai,Nepal, RRC, Saudi Arabia, Lebanon,Suriah,Turki,Vietnam Selatan,Vietman utara,Yaman,Ethiopia,Liberia, Ghana,Sudan,Libya,dan Mesir.

Konferensi Asia-Afrika tentu memiliki makna yang penting. Makna penting tersebut antara lain bahwa Konferensi  Asia-Afrika merupakan cetusan semangat solidaritas dan kebangkitan bangsa-bangsa Asia-Afrika dalam mengalang persatuan. Konferensi ini juga memunculkan Gerakan Non-Blok yang bersikap netral terhadap Blok timur maupun Blok Barat.


Almamater lain
Sponsor


Satugeners Ketentuan Donasi
© 2012 Satugen